Kamis, 27 Oktober 2016

Konsep Dasar Media Pembelajaran



TUGAS MAKALAH
KONSEP DASAR MEDIA PEMBELAJARAN
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas pada mata kuliah Konsep Dasar Media Pembelajaran
Dosen : YAN YAN NURJANI, M, PD.
Description: 7af027fc664f5bf3eaf904ffe191e85f.jpeg.jpg

Disusun Oleh : Kelompok 1
1.      Ai Siti Nurbayani
2.      Siti Avivah Wahdani
3.      Zidni Ilman
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI)
AL-MUSADDADIYAH GARUT
Jl. Mayor Syamsu No. 2 Tlp. (0262) 232334 Fax. (0262) 242017
TAHUN 2016/2017

KATA PENGANTAR

        Alhamdulillahi Rabbil’alamin. Puji syukur kita panjatkan kehadirat  Allah SWT. Atas berkat rahmat dan hidayah-Nya yang dilimpahkan, sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca.
        Semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga kami dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.
        Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang kami miliki sangat kurang. Oleh kerena itu kami harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.








DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ....................................................................................   i
DAFTAR ISI ....................................................................................................   ii
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang .......................................................................................   1
B.    Rumusan Masalah ..................................................................................   1  
C.    Tujuan Penulisan.....................................................................................   1
D.    Manfaat Penulisan ..................................................................................   2
E.     Sistematika Penulisan..............................................................................   2
BAB II PEMBAHASAN
A.    Pengertian Media Pembelajaran..............................................................   3
B.    Keberadaan Media dalam Proses Pembelajaran......................................   3
C.    Macam-macam Media Pembelajaran.......................................................   6
BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan .............................................................................................   8
B.    Saran........................................................................................................   8
C.    Rekomendasi ..........................................................................................   9
DAFTAR PUSTAKA......................................................................................   10






BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR  BELAKANG MASALAH
Belajar adalah suatu proses yang kompleks yang terjadi karena adanya interaksi antara seseorang dengan lingkungannya. Pada hakikatnya proses pembelajaran adalah proses komunikasi. Kegiatan belajar mengajar merupakan suatu dunia komunikasi tersendiri dimana guru dan siswa bertukar pikiran untuk mengembangkan ide dan gagasan. Dalam proses pembelajaran sering timbul penyimpangan-penyimpangan sehingga proses pembelajaran tersebut tidak efektif dan efisien.
Salah satu cara untuk mengatasi penyimpangan-penyimpangan tersebut agar tidak terjadi adalah penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Berikut ini akan diuraikan mengenai konsep dasar media pembelajaran.

B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Apa Pengertian Media Pembelajaran ?
2.      Bagaimana Keberadaan Media dalam Proses Pembelajaran ?
3.      Apa Saja Macam-macam Media Pembelajaran ?

C.    TUJUAN MASALAH
1.      Untuk mengetahui Pengertian Media Pembelajaran !
2.      Untuk mengetehui Bagaimana keberadaan Media dalam Proses Pembelajaran !
3.      Untuk mengetahui Macam – macam Media Pembelajaran !




D.    Manfaat Penulisan
Makalah ini memiliki manfaat bagi kita semua. Dimana dengan adanya makalah ini dapat membantu semua kalangan baik itu pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum dalam memahami pengertian pendidikan, nila, pendidikan nilai dan urgensi pendidikan itu sendiri.


E.     Sistematika Penulisan
Pada makalah ini, akan dijelaskan hasil kerja kelompok kami dimulai dengan bab ke-I pendahuluan. Bab ini meliputi latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penulisan, manfaat penulisan, sampai terakhir kepada sistematika penulisan. Dilanjutkan dengan bab ke-dua yaitu pembahasan. Bab ini berisi tentang  Apa Pengertian Media Pembelajaran?, Bagaimana Keberadaan Media dalam Proses Pembelajaran?, Apa Saja Macam-macam Media Pembelajaran?, Bab ke-tiga merupakan bab penutup dalam makalah ini, meliputi Kesimpulan dan Rekomendasi. Daftar Pustaka.









BAB II
PEBAHASAN

A.    Pengertian Media Pembelajaran
Kata media berasal dari bahasa latin medius yang secara harfiah berarti ‘tengah’, ‘pengantar’. Dalam bahasa Arab, media adalah perantara ( Ùˆ سائل) atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Gerlack & Ely (1971) mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap. Dalam pengertian ini, guru, buku teks, dan lingkungan sekolah merupakan media. Secara lebih khusus, pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis, photografis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali informasi visual atau verbal.
Batasan lain telah pula dikemukakan oleh para ahli yang sebagian diantaranya akan diberikan berikut ini.
Association for Education and Communication Technology (AECT) mendefinisikan media yaitu segala bentuk yang dipergunakan untuk suatu proses penyaluran informasi. Sedangkan National Education Association (NEA) mendefinisikan media sebagai benda yang dapat dimanipulasikan, dilihat, didengar, dibaca atau dibicarakan beserta instrument yang dipergunakan dengan baik dalam kegiatan belajar mengajar.

B.     Keberadaan media dalam proses pembelajaran
Pembelajaran adalah upaya menciptakan kondisi dengan sengaja agar tujuan pembelajaran dapat dipermudah (facilitated) pencapaiannya. Pada setiap kegiatan pembelajaran terlebih dahulu harus dirumuskan tujuan pembelajarannya.
Pada hakikatnya proses belajar mengajar adalah proses komunikasi. Kegiatan belajar mengajar di kelas merupakan suatu dunia komunikasi tersendiri dimana guru atau dosen dan siswa/mahasiswanya bertukar pikiran untuk mengembangkan ide dan pengertian. Dalam komunikasi sering timbul dan terjadi penyimpangan-penyimpangan sehingga komunikasi tersebut tidak efektif dan efisien, antara lain disebabkan oleh adanya ketidaksiapan siswa/mahasiswa, kurangnya minat dan kegairahan, dan sebagainya.
1.      Salah satu usaha untuk mengatasi keadaan demikian ialah penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar, karena dengan adanya media pembelajaran, guru/pengajar akan mudah untuk menyampaikan materi dan juga siswa akan lebih mudah untuk menerima materi yang disampaikan. Merujuk pernyataan diatas bahwa media mempunyai kegunaan-kegunaan yaitu sebagai berikut:
2.      Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis (dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan belaka).
3.      Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera.
4.      Dengan menggunakan media pendidikan secara tepat dan bervariasi dapat diatasi sikap pasif anak didik.
5.      Dengan sifat yang unik pada tiap siswa ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa, maka guru akan banyak mengalami kesulitan bilamana kesulitan itu harus diatasi sendiri.

Tujuan media pendidikan dapat tercapai bagi siswa maupun guru, apabila media yang digunakan dalam pembelajaran sesuai dengan materi, strategi, dan model pembelajaran. Oleh karena itu guru harus mampu memilih media yang sesuai.
Penggunaan media dalam proses belajar mengajar mempunyai nilai-nilai praktis sebagai berikut:
1.      Media dapat mengatasi berbagai keterbatasan pengalaman yang dimiliki siswa/mahasiswa.
2.      Media dapat mengatasi keterbatasan ruang kelas, waktu dan daya indra. Banyak hal yang sukar untuk dialami secara langsung oleh siswa/mahasiswa di dalam kelas, seperti; objek yang terlalu besar bisa digantikan dengan realita, gambar,atau model. atau objek yang terlalu kecil dibantu dengan proyektor mikro. Gerakan-gerakan yang diamati terlalu cepat atau terlalu lambat dapat dibantu dengan timelapse atau high-speed photography. Peristiwa yang terjadi di masa lalu atau konsep yang terlalu luas bisa divisualkan dalam bentuk video, rekaman film, gambar dan lain sebagainya. Maka dengan melalui media akan dapat diatasi kesukaran-kesukaran tersebut.
3.      Penggunaan media secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif anak didik.
4.      Media dapat menanamkan konsep dasar yang benar, konkrit, dan realistis. Penggunaan media, seperti; gambar, film, model, grafik, dan lainnya dapat memberikan konsep dasar yang benar.
5.      Media dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru. Dengan menggunakan media, horizon pengalaman anak semakin luas, persepsi semakin tajam, dan konsep=konsep dengan sendirinya semakin lengkap, sehingga keinginan dan minat baru untuk belajar selalu timbul.
6.      Media dapat membangkitkan motivasi dan merangsang siswa untuk belajar.








C.           Macam-macam  Media Pembelajaran
Klasifikasi media dapat dilihat dari jenisnya, daya liputnya, dan bahan serta cara pembuatannya.
1.      Dilihat dari jenisnya, media dibagi dalam:
a)      Media Auditif
Media auditif adalah media yang hanya mengandalkan kemampuan suara saja, seperti; radio, cassete recorder. Media ini tidak cocok untuk orang tuli atau mempunyai kelainan dalam pendengaran.
b)      Media Visual
Media Visual adalah media yang hanya mengandalkan indra penglihatan. Media visual ini ada yang menampilkan gambar diam atau lukisan dan cetakan. Ada pula media visual yang menampilkan gambar atau simbol yang bergerak seperti film kartun.
c)      Media Audiovisual
Media Audiovisual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik, karena meliputi kedua jenis media yang pertama dan kedua (media audio dan media visual).

2.      Dilihat dari daya liputnya, media dibagi dalam:
a.       Media dengan daya liput luas dan serentak
Penggunaan media ini tidak terbatas oleh tempat dan ruang serta dapat menjangkau jumlah anak didik yang banyak dalam waktu yang sama. Contoh: radio dan televisi.
b.      Media dengan daya liput yang terbatas oleh ruang dan tempat
Media ini dalam penggunaannya membutuhkan ruang dan tempat yang khusus seperti; film, yang harus menggunakan tempat yang tertutup dan gelap.
c.       Media untuk pengajaran individual
Media ini dalam penggunaannya hanya untuk seorang diri. Termasuk media ini adalah modul berprogram dan pengajaran melalui komputer.

3.      Dilihat dari bahan pembuatannya, media dibagi dalam:
a.       Media Sederhana
Media sederhana adalah media yang bahan dasarnya mudah diperoleh dan harganya murah, cara pembuatannya mudah, serta penggunaannya tidak sulit.
b.      Media Kompleks
Media kompleks adalah media yang bahan dan alat pembuatannya sulit diperoleh, mahal harganya, sulit membuatnya, serta dalam penggunaannya memerlukan ketrampilan yang memadai.
Sedangkan menurut Arief S. Sadiman, sesuai dengan karakteristik atau ciri khas dari suatu media media pendidikan yang lazim dipakai dalam kegiatan belajar mengajar dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu;
1.      Media Grafis adalah termasuk media visual, artinya media-media yang dalam menyalurkan pesan ajaran melalui indera penglihatan. Adapun yang termasuk jenis media grafis diantaranya adalah; Gambar atau foto, sketsa atau gambar sederhana/draf kasar yang melukiskan bagian-bagian pokoknya saja tanpa detail, diagram atau skema, bagan (chart), grafik, karton, poster, peta dan globe, papan flanel, dan lain-lain.
2.      Media Audio, adalah jenis media pendidikan yang dalam menyalurkan pesan-pesan ajaran  (pesan pendidikan) berkaitan dengan indera pendengaran. Beberapa jenis media yang dapat digolongkan kedalam media audio diantaranya; Radio, tape recorder, laboratorium bahasa, dan lain-lain.
3.      Media Proyeksi Diam. Yaitu media pendidikan dimana pesan yang disampaikan lebih dulu dengan alat proyektor agar bisa dilihat. Yang termasuk jenis proyeksi diam antara lain;
a)      Film bingkai (slide),
b)      Film rangkai (film strip),
c)      Proyektor apaque (proyektor tak tembus pandang),
d)     Televisi dan audio,
e)      Permainan dan simulasi.
BAB III
PENTUP

A.    KESIMPULAN
1.      Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung. Sebagai pembawa (penyalur) pesan, media pembelajaran tidak hanya digunakan oleh guru, tetapi yang lebih penting dapat pula digunakan oleh siswa.
2.      Keberadaan media pembelajaran sangat dibutuhkan dalam proses belajar mengajar karena dengan adanya media pembelajarn, guru/pendidik akan mudah dalam menyampaikan materi dan juga siswa akan lebih mudah untuk menerima materi yang disampaikan oleh guru/pendidik.
3.      Macam-macam media pembelajaran diantaranya: dilihat dari jenisnya; media auditif, media visual, dan media audiovisual. Dilihat dari daya liputnya; media dengan daya liput luas dan serentak, media dengan daya liput yang terbatas oleh ruang dan tempat serta media untuk pengajaran individual. Dilihat dari bahan pembuatannya; media sederhana dan media kompleks. Sesuai dengan karakteristik/ciri khas; media grafis, audio,dan media proyeksi diam. Sedangkan prinsip-prinsip dalam memilih media ; prinsip kejelasan tentang maksud dan tujuan pemilihan media, prinsip familiaritas, prinsip perbandingan, prinsip normal/patokan yang akan dicapai dalam pemilihan media.

B.     Saran
Kiranya kami menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dalam penulisan dan penyusunannya, maka dari itu saran dan kritik dari semua pembaca yang sangat membangun sangat kami harapkan demi kesempurnaan atau perubahan yang lebih baik lagi untuk kedepannya.

C.    Rekomendasi
Berdasarkan uraian isi makalah yang berjudul “PENGERTIAN PENDIDIKAN, NILAI, PENDIDIKAN NILAI DAN URGENSI PENDIDIKAN NILAI” maka dipandang perlu adanya perhatian dari seluruh stage horder (pihak-pihak yang berhubungan) ikut serta memperhatikan berbagai hal yang berhubungan dengan dunia pendidikan untuk terus membangun motivasi dan upaya menggapai hasil pendidikan yang lebih baik. Oleh karena itu perlu disampaikan dalam bentuk rekomendasi yang ditujukan kepada :
1.   Pihak  terkait mana saja dalam makalah :
a.   Lembaga Yayasan STAI-AL MUSADDADIYAH
b.   Dosen beserta jajarannya
c.   Pendidikan Non-Formal
d.   Guru manapun yang cinta pendidikan.
















DAFTAR PUSTAKA


Arsyad, Azhar, Media Pembelajaran, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2003
Asnawir dan Basyiruddin usman, Media Pembelajaran, Jakarta: Ciputat Pers, 2002
Djamarah, Syaiful Bahri dan Aswan Zain, Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: Rineka Cipta, 2010
Ibrahim dan Suparni, Strategi Pembelajaran Maatematika, Yogyakarta: Teras, 2009
Mufarrokah, Anissatul, Strategi Belajar Mengajar, Yogyakarta: Teras, 2009
Sadiman, Arief S., Dasar-dasar Media Pendidikan, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1993
Sadiman, arief S., dkk. Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2007