PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Media
telah dikenal sebagai alat bantu mengajar baik pada jenjang persekolahan maupun
diklat yang seharusnya dimanfaatkan oleh guru atau instruktur, namun seringkali
terabaikan. Tidak dimanfaatkannya media dalam proses pembelajaran dan
pelatihan, pada umumnya disebabkan oleh berbagai alasan, seperti waktu
persiapan mengajar terbatas, sulit mencari media yang tepat, biaya yang tidak
tersedia, atau alasan lain. Hal tersebut sebenarnya tidak perlu muncul apabila
pengetahuan akan ragam media, karakteristik, serta kemampuan masing-masing
diketahui oleh para instruktur. Media sebagai alat bantu mengajar, berkembang
sedemikian pesatnya sesuai dengan kemajuan teknologi.
Semoga
media pembelajaran berbasis presentasi ini bisa dilakasanakan oleh semua
pendidik meskipun sebagian besar tenaga pendidik masih ada yang belum bisa
membuat media berbasis presentasi tapi setidaknya bisa menerapkan media
berbasis presentasi di kelas yang telah di sediakan supaya siswa juga lebih
tertarik mengikuti pembelajaran. Selama ini kebanyakan tenaga pendidik masih
menggunakan papan tulis sebagai media pembelajaran setiap menyajikan pelajaran,
tapi dengan adanya media pembelajaran berbasis presentasi ini semoga semua
guru-guru di Indonesia bisa menerapkan baik dalam proses pembelajaran maupun
dalam melakukan presentasi-presentasi yang lain seperti seminar, presentasi
laporan, dll.
Presentasi
adalah salah satu aktivitas yang tidak bisa dilepaskan dari hampir semua bidang
pekerjaan saat ini. Presentasi dilakukan pada rapat-rapat rutin, rapat kerja,
atau rapat tim dan panitia. Presentasi dilakukan pada saat penyampaian proposal
kerja ataupun laporan hasil pekerjaan tersebut. Presentasi produk untuk
melakukan penjualan. Guru mengajar dan dosen memberikan kuliah pada prinsipnya
adalah presentasi.
Dengan
adanya media presentasi ini, harapan yang tidak pernah sirna dan selalu guru
tuntut adalah bagaimana bahan pelajaran yang disampaikan guru dapat dikuasai
anak didik secara tuntas. Ini merupakan masalah yang cukup sulit yang dirasakan
oleh guru. Kesulitan itu dikarenakan anak didik bukan hanya sebagai individu
dengan segala keunikannya, tetapi mereka juga sebagai makhluk social dengan
latar belakang yang berbeda. Paling sedikit ada tiga aspek yang membedakan anak
didik satu dengan yang lainnya, yaitu aspek intelektual, psikologis, dan
biologis.
B. Rumusan
Masalah
1.
Apa yang dimaksud dengan media pembelajaran?
2.
Apa yang dimaksud dengan media pembelajaran berbasis presentasi?
3.
Apa tujuan dan manfaat media pembelajaran berbasis presentasi?
4.
Apa kelebihan dan kelemahan media pem,belajaran berbasis presentasi
5.
Bagaiamana prosedur pemanfaatan media pembelajran berbasis presentasi dalam
proses pembelajaran?
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
A.
Pengertian Media Pembelajaran
Media
adalah sebuah alat yang mempunyai fungsi menyampaikan pesan (Bovee, 1997). Kata
media merupakan bentuk jamak dari kata medium. Medium dapat didefinisikan
sebagai perantara atau pengantar terjadinya komunikasi dari pengirim menuju
penerima (Heinich et.al., 2002; Ibrahim, 1997; Ibrahim et.al., 2001).
Media merupakan salah satu
komponen komunikasi, yaitu sebagai pembawa pesan dari komunikator menuju
komunikan (Criticos, 1996). Berdasarkan definisi tersebut, dapat dikatakan
bahwa proses pembelajaran
merupakan proses komunikasi. Proses pembelajaran mengandung lima komponen
komunikasi, guru (komunikator), bahan pembelajaran, media pembelajaran, siswa
(komunikan), dan tujuan pembelajaran. Jadi, media pembelajaran
adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk
menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang
perhatian, minat, pikiran, dan perasaan siswa dalam kegiatan belajar untuk
mencapai tujuan belajar.
Media pembelajaran adalah
sebuah alat yang berfungsi untuk menyampaikan pesan pembelajaran dan informasi dari
sumber (guru) menuju penerima (siswa).
B.
Pengertian Media Berbasis Presentasi
Media presentasi adalah pesan atau materi yang akan
disampaikan dikemas dalam sebuah program komputer dan disajikan melalui
perangkat alat saji atau proyektor.biasanya materi yang disajikan berupa
teks,gambar,animasi dan video yang digabung dalam kesatuan yang utuh.
Berkat keefektifannya dalam penyajian pesan,maka saat
ini media presentasi banyak diaplikasikan untuk keperluan pendidikan dan
pembelajaran.Tentu saja ini bukan berarti bahwa media presentasi merupakan
media paling cocok untuk semua materi dan topik pembelajaran.
Presentasi merupakan salah satu
metode pernbelajaran. Penggunaannya yang menempati frekuensi paling tinggi
dibandingkan dengan metode lainnya. Berbagai alat yang dikembangkan, telah
memberikan pengaruh yang sangat basar bukan hanya pada pengembangan kegiatan
praktis dalam kegiatan presentasi pembelajaran akan tetapi juga pada
teori-teori yang mendasarinya. Perkembangan terakhir pada bidang presentasi
dengan alat bantu komputer telah menyebabkan perubahan tuntutan penyelenggaraan
pembelajaran. Di antaranya tuntutan terhadap peningkatan kemampuan dan keterampilan
para guru dalam mengolah bahan-bahan pembelajaran ke dalam media presentasi
yang berbasis komputer.
Ketrampilan melakukan presentasi adalah salah satu
modal untuk berhasil dalam bekerja. Tidak jarang keberhasilan suatu pekerjaan
ditentukan oleh keberhasilan melakukan presentasi. Dalam sebuah rapat panitia
misalnya, kepiawian mengkoordinasikan tim panitia sebagian ditentukan oleh
ketrampilan presentasi. Mempelajari bagaimana melakukan presentasi yang efektif
akan sangat membantu dalam melakukan pekerjaan.
Salah satu program aplikasi yang handal untuk membuat
presentasi adalah MS PowerPoint. PowerPoint salah satu anggota keluarga dari
Microsoft Office dalam OS Windows. Sejak pertama kali Windows dilucurkan
(Windows 1.1), PowerPoint sudah disertakan. Versi terbaru dari PowerPoint
adalah MS PowerPoint 2003. PowerPoint 2003 jauh lebih canggih dari pada nenek
moyang PowerPoint generasi pertama yang akan dijelaskan nanti.
Menguasai program PowerPoint akan sangat membantu
dalam melakukan presentasi. PowerPoint banyak memiliki kemampuan dan fasilitas.
Semua kemampuan dan fasilitas PowerPoint tersebut harus didayagunakan secara
optimal agar presentasi berjalan efektif. Makalah ini akan menjelaskan
bagaimana melakukan presentasi yang efektif dengan menggunakan PowerPoint .
a.
Aplikasi yang digunakan.
Sekarang sudah banyak penggunaan presentasi
multimedia.contohnya perangkat lunak software yang digunakan untuk membuat
media presentasi dan banyak jenis software yang harus dibeli atau didapat misalnya:program
visual basic,makromedia flash, direktor, authorware, dream weaver dan masih
banyak lagi.Naa diantara banyak jenis software tersebut, salah satunya biasa
digunakan dikalangan pendidik khususnya guru adalah microsoft powerpoint.
b.
Prinsip pengembangan media presentasi untuk pembelajaran.
Beberapa prinsip berikut perlu anda pertimbangkan
ketika akan mengembangkan media presentasi:
Harus dikembangkan sesuai dengan
prosedur pengembangan instruksional.
Harus diingat bahwa media presentasi
berfungsi sebagai alat bantu mengajar.
Pengembangan media presentasi seyokyanya
mempertimbangkan atau menggunakan secara maksimal segala potensi dan
karakteristik yang dimiliki oleh jenis media presentasi itu.
Prinsip kebenaran materi dan kemenarikan
sajian.Materi yang disajikan harus benar substansinya dan disajikan secara
menarik.
c.
Teknis penulisan naskah pada media presentasi.
Kegiatan yang kita lakukan pada saat menulis naskah
media presentasi adalah mengurangi materi-materi pokok sesuai dengan tujuan
yang telah ditentukan.Agar materi tersebut dapat dituangkan kedalam media
presentasi dengan baik,adapun beberapa teknis yang harus diperhatikan antara
lain:
Tetukan topik sesuai dengan materi yang
disampaikan.
Siapkan materi yang sesuai dengan tujuan
yang telah ditentukan.
Identitas bahan-bahan tersebut untuk
diseleksi mana yang sesuai dengan karakteristik media presentsi.
Tuangkanlah pesan-pesan yang akan
disajikan dalam bentuk teks(kata-kata), gambar, animasi dan lain-lain.
Pastikan bahwa materi yang ditulis telah
cukup lengkap,jelas dan mudah dipahami oleh peserta.
Sajikan isi materi secara berurut dan
sistematis agar mempermudah penyajian dan pesan mudah dipahami.
d.
Langkah-langkah pembuatan media presentasi.
Langkah-langkah pembuatan media
presentasi misalnya dengan menggunakan program aplikasi microsoft powerpoint XP
2003 adapun langkah-langkahnya:
1. Membuka program.
2. Mulai menulis.
3. Memberi warna teks.
4. Membuat animasi
teks.
5. Memberi background
pada tampilan slide.
6. Masukkan gambar
dengan teknik insert.
7. Masukkan video
dengan teknik insert.
8. Membuat
hyperlink pada media presentasi.
C.
Tujuan dan manafaat presentasi
1. Tujuan media
berbasis presentasi adalah sebagai berikutMenginformasikan: presentasi berisi
informasi yang akan disampaikan kepada orang lain. Presentasi semacam ini
sebaiknya menyampaikan informasi secara detail dan jelas (clear) sehingga orang
dapat menerima informasi dengan baik dan tidak salah presepsi terhadap
informasi yang diberikan tersebut.
2. Meyakinkan:
presentasi berisi informasi, data, dan bukti-bukti yang disusun secara logis
sehingga menyakinkan orang atas suatu topik tertentu. Kondradiksi dan
ketidakjelasan informasi dan penyusunan yang tidak logis akan mengurangi
keyakinan orang atas presentasi yang diberikan.
3. Membujuk:
presentasi yang berisi informasi, data, dan bukti-bukti yang disusun secara
logis agar orang mau melakukan suatu aksi/tindakan. Presentasi dapat berisi
bujukan, atau rayuan yang disertai dengan bukti-bukti sehingga orang merasa
tidak ragu dan yakin untuk melakukan suatu tindakan.
4. Menginspirasi:
presentasi yang berusaha untuk membangkitkan inspirasi orang.
5. Menghibur:
presentasi yang berusahan untuk memberi kesenangan pada orang melalui informasi
yang diberikan.
Manfaat media berbasis presentasi adalah sebagai berikut :
1. Memperjelas pesan
agar tidak terlalu verbalistis.
2. Mengatasi
keterbatasan ruang,waktu tenaga dan daya indra.
3. Menimbulkan gairah
belajar,interaksi lebih langsung antara murid dengan sumber belajar.
4. Memungkinkan anak
belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visual, auditori dan
kinestetiknya.
5. Memberikan
rangsangan yang sama,mempersamakan pengalaman dan menimbulkan persepsi yang
sama.
6. Proses pembelajaran
mengandung lima komponen, guru (komunikator), bahan pembelajaran, media
pembelajaran, siswa (komunikan), dan tujuan pengajaran.
D.
Kelebihan dan kekurangan media presentasi
Pembuatan media presentasi sangat penting bagi para
guru dalam proses belajara – mengajar, guru tidak lagi harus, menulis di papan
tulis melainkan cukup dengan menampilkan media presentasinya yang telah dibuat
di power point. Media presentasi memiliki kelebihan dan kekurangan.
1. Dapat menyajikan
teks, gambar, foto, animasi, audio dan video sehingga lebih menarik;
2. Dapat menjangkau
kelompok banyak;
3. Tempo dan cara
penyajiannya bisa disesuaikan;
4. Penyajiannya masih
bisa bertatap muka;
5. Dapat digunakan
secara berulang-ulang.
6. Bahan
materi-materinya mudah didapat dan pembuatannya tidak terlalu rumit sehingga
tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya pembuatannya.
1. Ketergantungan arus
listrik sangan tinggi;
2. Media pendukungnya
(komputer dan LCD) cukup mahal;
3. Penggunaan media
ini sangat tergantung pada penyaji materi (penyaji harus menguasai betul
materinya);
4. Masih sangat
terbatas guru yang mampu membuat media presentasi.
5. Disajikan hanya
dalam bentuk teks dan kebanyakan hanya berbentuk animasi-animasi gambar saja.
E.
Prosedur Pemanfaatan Media Berbasis Presentasi dalam Proses Pembelajaran.
Media berbasis presentasi khususnya power point
digunakan pada fase dua sampai fese ke empat yang dilakukan pada kegiatan inti
atau pada pertengahan pemebelajaran.
Media presentasi yang banyak digunakan saat ini adalah
Presentasi Power Point Ini adalah bentuk yang paling sederhana dan
paling mudah dan paling praktis sehingga paling banyak dipergunakan oleh
kebanyakan pembicara, baik pembicara seminar, workshop, dan juga guru di kelas.
Hendaknya, setiap guru paling tidak mempunyai kemampuan untuk membuat materi ajar
dalam bentuk presentasi Power Point ini. Meskipun paling sederhana, Power Point
memberikan fasilitas yang cukup hebat untuk membuat media ajar.
Media berbasis presentasi dalam proses pembelajran di
gubakan pada setiap fase-fase pembelajran yaitu pada kegiatan awal, kegiatan
inti da kegiatan penutup. Contohnya pada model pembelajaran direct intraction (
pembelajaran langsung).
Kegiatan awal :
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
Guru memotivasi siswa, caranya dengan menampilkan
gambar yang sesuai dengan materi yang akan diajarkan.
Kegiatan inti :
Guru menjelaskan tentang materi yang
akan diajarkan
Guru menampilkan soal-soal yang akan
diberikan kepada siswa supaya guru tidak lagi menulis di papan tulis soal
latihan tersebut.
Penutup
:
Guru menampilkan tugas-tugas rumah pada
slide supaya siswa lebih cepat menyalin dan guru tidak lagi capek menuliskan
tugas- tugas tersebut.
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Dari pembahasan diatas dapat diketahui bahwa media
pembelajaran adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menyampaikan pesan
pembelajaran dan informasi dari sumber (guru) menuju penerima
(siswa). Sedangkan media berbasis presentasi adalah pesan atau materi yang akan
disampaikan dikemas dalam sebuah program komputer dan disajikan melalui
perangkat alat saji atau proyektor.biasanya materi yang disajikan berupa
teks,gambar,animasi dan video yang digabung dalam kesatuan yang utuh.
Salah satu media berbasis presentasi yang paling
sering digunakan baik dalam presentasi kegiatan belajar maupun bekerja yaitu
Power Point. Hal itu digunakan Karen power point memiliki banyak keunggulan
dalam kegiatan presentasi.
B.
Saran
Pada makalah ini penulis tidak terlalu
membahas tetntang bagaimana cara pembuatan power point yang baik dan ccock
untuk digunakan di setiap kalangan, jadi semoga yang membuat makalah berikutnya
dengan tema yang sama bisa melengkapi makalah yang sudah kami buat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar