Rabu, 11 Januari 2017

Kelompok 3



BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi beberapa tahun belakangan ini berkembang dengan kecepatan yang sangat tinggi, sehingga dengan pekembangan ini telah mengubah paradigma masyarakat dalam mencari dan mendapatkan informasi, yang tidak lagi terbatas pada informasi surat kabar, audio visual, dan elektronik, tetapi juga sumber-sumber informasi lainnya yang salah satu diantaranya melalui jaringan internet.
Salah satu bidang yang mendapat dampak yang cukup berarti dengan perkembangan teknologi ini adalah bidang pendidikan, dimana pada dasarnya pendidikan merupakan suatu proses komunikasi dan informasi dari pendidik kepada peserta didik yang berisi informasi-informasi pendidikan.
Media pembelajaran adalah salah satu unsur yang memegang peranan penting dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran sebagai salah satu sumber belajar dapat membantu guru memperkaya wawasan siswa. Berbagai bentuk dan jenis media pembelajaran yang digunakan oleh guru akan menjadi sumber ilmu pengetahuan bagi siswa.
Pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar-mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, dan rangsangan kegiatan belajar dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. Penggunaan media pembelajaran pada tahap orientasi pembelajaran akan sangat membantu keefektifan proses pembelajaran dan penyampaian pesan dan isi pelajaran.
Karena Media sangat diperlukan dalam kegiatan pembelajaran, oleh karena itu kelompok kami mengembil judul “ Pengembangan dan Klasifikasi Media Pembelajaran” Supaya kita mampu mengerti dan memahami serta mampu mendiskusikan hal tersebut terutama kita semua sebagai mahasiswa yang di juluki sebagai agen of change ini menyadari bahwa sesungguhnya dalam perkembangan zaman kita tidak terlepas dari media dan teknologi yang  ini sangat penting sekali untuk diulas dan didiskusikan secara bersama-sama, semoga makalah ini dapat bermanfaat khususnya bagi kelompok kami umumnya untuk kita semua.
B.  Rumusan Masalah
1.     Apa Pengertian Pengembangan Media Pembelajaran?
2.    Bagaimana Klasifikasi Media Pembelajaran?
3.    Bagaiman Media Berbasis Alam dan Media Berbasis Teknologi?
C.  Tujuan Masalah
Adapun tujuannya sebagai berikut:
1.      Untuk mengetahui Pengembangan Media Pembelajaran;
2.       Untuk Mengetahui Klasifikasi Media Pembelajaran; dan
3.      Untuk Mengetahui Media Berbasis Alam dan Media Berbasis Teknologi.
D.  Manfaat Penulisan
Adapun manfaatnya sebagai berikut:
1.      Sebagai pengetahuan yang baru baik bagi pembaca atau penulis;
2.      Sebagai pelatihan dalam pembelajaran Media dan Teknologi khususnya mengenai PENGEMBANGAN DAN KLASIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN; dan
3.      Sebagai proses tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
E.  Sistematika Penulisan
Penulisan makalah yang berjudulPENGEMBANGAN DAN KLASIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN.Terdiri dari:
BAB I PENDAHULUAN, yang meliputi: Latar Belakang Masalah, Perumusan Masalah, Tujuan Penulisan, Manfaat Penulisan, dan Sistematika Penulisan.
BAB II PEMBAHASAN, yang meliputi: Pengembangan Media Pembelajaran; Klasifikasi Media Pembelajaran;dan Media Berbasis Alam dan Media Berbasis Teknologi
BAB III PENUTUP, yang meliputi: Kesimpulan, Saran, dan Rekomendasi
DAFTAR PUSTAKA














BAB II
PEMBAHASAN
A.  Pengembangan Media Pembelajaran
Perkembangan adalah proses menuju tercapainya kedewasaan. Pengembangan media pembelajaran itu dimaksudkan karena Semakin sadarnya orang akan pentingnya media yang membantu pembelajaran sudah mulai dirasakan. Pengelolaan alat bantu pembelajaran sudah sangat dibutuhkan. Bahkan pertumbuhan ini bersifat menyeluruh. Karena pada hakikatnya perpustakaan yang menekankan pada penyediaan media cetak, menjadi penyediaan-permintaan dan pemberian layanan secara menyeluruh dari beragamnya kemampuan individu untuk memahami informasi, menjadikan pelayanan yang diberikan mutlak wajib bervariatif dan secara luas. Selain itu, dengan semakin meluasnya kemajuan di bidang komunikasi dan teknologi, serta diketemukannya dinamika proses belajar, maka pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pengajaran semakin menuntut dan memperoleh media pendidikan yang bervariasi secara luas pula oleh karena itu variasi-variasi baru sangat diperlukan dalam pengolahan media pembelajaran.
Adapun hal-hal yang sangat berkaitan dengan pengembangan media pembelajaran diantaranya sebagai berikut:
Ø  Media Berbasis Visual
Visualisasi pesan, informasi, atau konsep yang ingin di sampaikan kepada siswa dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk, seperti foto, gambar/illustrasi, sketsa/gambar garis. Grafik, bagan, chart, dan gabungan dari dua bentuk atau lebih.
Ø  Kesederhanaan
Secara umum, kesederhanaan itu mengacu pada jumlah elemen yang terkandung dalam suatu visualisasi. Jumlah elemen yang lebih sedikit memudahkan siswa menangkap dan memahami pesan yang disajikan visual itu. Pesan atau informasi,teks yang menyertai bahan visual, penggunaan kata harus dengan huruf yang mudah dipahami.
Ø  Keterpaduan
Keterpaduan mengacu pada hubungan yang terdapat di antara elemen-elemen visual, ketika diamati akan berfungsi secara bersama-sama. Elemen-elemen itu harus saling terkait dan menyatu sebagai suatu keseluruhan, sehingga sajian visual itu merupakan suatu bentuk meyeluruh yang dapat dikenal dan dapat membantu pemahaman pesan serta informasi yang dikandunnya.
Ø  Penekanan
Meskipun penyajian visual dirancang sesederhana mungkin, namun seringkali konsep yang ingin disajikan memerlukan penekanan terhadap salah satu unsur yang akan menjadi pusat perhatian siswa. Dengan menggunakan ukuran, hubungan-hubungan, persfektif, warna, atau ruang, penekanan dapat diberikan kepada unsur terpenting.
Ø  Keseimbangan
Bentuk atau  pola yang dipilih sebaiknya menempati ruang penayangan yang memberikan persepsi keseimbangan meskipun tidak seluruhnya simetris.
Ø  Bentuk
Bentuk yang aneh atau asing bagi siswa, dapat membangkitkan minat dan perhatian. Oleh karena itu, pemilihan bentuk sebagai unsur visual dalam penyajian pesan, informasi atau isi pelajaran perlu diperhatikan.
Ø  Garis
Garis digunakan untuk menghubungkan unsur-unsur, sehingga dapat menuntun perhatian siswa untuk mempelajari suatu urutan-urutan khusus.

Ø  Tekstur
Tekstur adalah unsur visual yang dapat menimbulkan kesan kasar atau halus. Tekstur dapat digunakan untuk penekanan suatu unsur seperti halnya warna.
Ø  Warna
Warna digunakan untuk memberikan kesan pemisahan atau penekanan, atau untuk membangun keterpaduan.
B.  Klasifikasi Media Pembelajaran
Klasifikasi adalah suatu cara pengelompokan yang didasarkan pada ciri-ciri tertentu. Klasifikasi media pembelajaran mempunyai arti yang cukup penting. Karena dalam kegiatan tersebut ketidakjelasan bahan yang akan disampaikan dapat di bantu dengan menghadirkan media sebagai perantara. Kerumitan bahan yang akan disampaikan kepada anak didik dapat disederhanakan dengan bantuan media. Media dapat mewakili apa yang kurang mampu guru ucapkan melalui kata-kata atau kalimat tertentu. Bahkan keabstrakan bahan dapat di konkretkan dengan kehadiran media.
Dalam pengertian teknologi pendidikan, media atau bahan sebagai sumber belajar merupakan komponen dari sistem intruksional di samping pesan, orang, teknik latar dan peralatan. Media atau bahan adalah perangkat lunak (software) berisi pesan atau informasi pendidikan yang biasanya di sajikan dengan mempergunakan peralatan. Sedangkan peralatan atau perangkat keras (hardware) sendiri merupakan sarana untuk dapat menampilkan pesan yang terkandung pada media tersebut.
Dengan masuknya berbagai pengaruh ke dalam khazanah pendidikan seperti ilmu cetak-mencetak, tingkah- laku (behaviorisme), komunikasi, dan laju perkembangan teknologi elektronik, media dalam perkembangannya tampil dalam berbagai jenis dan format (modul cetak, film, televisi, film bingkai, film rangkai, program radio, computer, dst). Masing_masing dengan ciri dan kemampuannya sendiri. Dari sinilah timbul usaha-usaha penataannya, yaitu pengelompokan atau klasifikasi menurut kesamaan cirri atau karakteristiknya. Jadi klasifikasi media adlah pengelompokan media dan pemilihan media merupakan kesatuan yang tidak terpisahkan dalam penentuan strategi pembelajaran. Maka dari itu untuk tujuan praktis, dibawah ini akan dibahas karakteristik beberapa jenis media yang lazim dipakai dalam kegiatan belajar mengajar khususnya di Indonesia, diantaranya :
ü  Media grafis
media grafis termasuk media visual. Sebagaiman halnya media yang lain media grafis berfungsi untuk menyalurkan pesan dari sumber ke penerima pesan. Saluran yang di pakai menyangkutbindera penglihatan. Pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi visual.
ü  Media Audio
Berbeda dengan media grafis, media audio berkaitan dengan indera pendengaran. Pesan yang akan disampaikan dituangkan kedalam lambing-lambang auditif, baik verbal maupun non verbal.
ü  Media proyeksi diam
Media proyeksi diam mempunyai persamaan dengan media grafis dalam arti menyajikan rangsangan-rangsangan visual. Perbedaan yang jelas antara keduanya yaitu bila pada media grafis dapat secara langsung berinteraksi dengan pesan media yang bersangkutan, pada media proyeksi pesan tersebut harus di proyeksikan dengan proyektor agar dapat dilihat oleh sasaran terlebih dahulu.

C.    Media Berbasis Alam dan Media Berbasis Teknologi
1.      Media Berbasis Alam
Pada prinsipnya belajar adalah suatu proses yang komplek yang terjadi pada diri setiap orang sepanjang hidupnya. Proses belajar itu terjadi karena adanya interaksi antara seseorang dengan lingkungannya Karena kita tahu bahwa dalam kehidupan masyarakat adalah bahan-bahan yang hidup dan nyata untuk dikaji secara mendalam. Karenanya pendidikan di sekolah bukan saja harus menyesuaikan diri dengan masyarakat, akan tetapi masyarakat di jadikan sumber yang luas bagi pengalaman belajar, artinya bahwa sekolah dapat dibawa kedalam masyarakat dan sebaliknya masyarakat dapat dibawa kedalam sekolah . oleh karena itu lingkungan yang ada disekitar kita dijadikan sebagai media.
Jadi, lingkungan dan masyarakat sebagai media dan sumber belajar para siswa dapat dioptimalkan dalam proses pengajaran untuk memperkaya bahan dan kegiatan belajar mengajar. Prosedur belajar untuk memanfaatkan lingkungan serta masyarakat sebagai media dan sumber belajar ditempuh melalui beberapa cara antara lain, survey, berkemah, karyawisata pendidikan, praktek lapangan, dan lain-lain.
2.      Media berbasis teknologi
Teknologi terus berkembang dari waktu ke waktu, baik dari segi jumlah,tingkatan kerumitannya,maupun dari segi kemampuannya. Media pendidikan sebagia produk dari teknologi pun bervariasi, mulai dari teknologi yang sederhana hingga teknologi yang canggih. Apapun teknologi media yang di pergunakan, hal yang terpenting adalah adanya interaksi dua arah atau lebih antara peserta didik dan pendidik. Di harapkan dari teknologi ini dapat memberikan pengaruh bagi peningkatan sektor pendidikan dalam berbagai bentuk dan manifestasinya.
Karena pada prinsipnya suatu proses pembelajaran adalah merupakan interaksi dua arah dari seorang guru dan peserta didik, dimana antara keduanya terjadi komunikasi (transfer) yang intens dan terarah menuju pada suatu target yang telah di tetapkan sebelumnya. Maksudnya media yang berbasis teknologi adalah media yang bersipat canggih dan mutakhir yang pada intinya Teknologi pendidikan dalam arti sempit bisa merupakan media pendidikan, yaitu hasil teknologi sebagai alat bantu dalam pendidikan agar berhasil guna mencapai pendidikan yang efesien serta efektif.












      BAB III
PENUTUP
A.  Kesimpulan
Adapun kesimpulan dari pemaparan tadi, diantaranya:
Ø  Pengembangan media pembelajaran itu dimaksudkan karena Semakin sadarnya orang akan pentingnya media yang membantu pembelajaran sudah mulai dirasakan. Pengelolaan alat bantu pembelajaran sudah sangat dibutuhkan. Bahkan pertumbuhan ini bersifat menyeluruh. Karena pada hakikatnya perpustakaan yang menekankan pada penyediaan media cetak, menjadi penyediaan-permintaan dan pemberian layanan secara menyeluruh dari beragamnya kemampuan individu untuk memahami informasi.
Ø  klasifikasi media pembelajaran merupakan bagain karakteristik media dan pemilihan media merupakan kesatuan yang tidak terpisahkan dalam penentuan strategi pembelajaran. Maka dari itu untuk tujuan praktis, dibawah ini akan dibahas karakteristik beberapa jenis media yang lazim dipakai dalam kegiatan belajar mengajar khususnya di Indonesia seperi media grafis, audio dan proyeksi diam.
Ø  Media yang berbasis alam dan media yang berbasis teknologi
1.  Media yang berbasis alam yaitu media yang menjadikan lingkungan dan masyarakat sebagai media dan sumber belajar para siswa dapat dioptimalkan dalam proses pengajaran untuk memperkaya bahan dan kegiatan belajar mengajar. Prosedur belajar untuk memanfaatkan lingkungan serta masyarakat sebagai media dan sumber belajar ditempuh melalui beberapa cara antara lain, survey, berkemah, karyawisata pendidikan, praktek lapangan, dan lain-lain.
2.  Media yang berbasis teknologi yaitu Media pendidikan sebagia produk dari teknologi pun bervariasi, mulai dari teknologi yang sederhana hingga teknologi yang canggih.
B.  Saran
Dalam penyusunan makalah ini, kami selaku penyusun tentunya mengalami banyak kekeliruan dan kesalahan-kesalahan baik dalam ejaan, pilihan kata, sistematika penulisan maupun penggunaan bahasa yang kurang di pahami. Untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, di karenakan kami masih dalam tahap pembelajaran.
C.  Rekomendasi
Berdasarkan isi uraian makalah yang berjudul Pengembangan dan Klasifikasi Media Pembelajaran, maka dipandang perlu adanya perhatian dari seluruh stage horder (pihak-pihak yang berhubungan) ikut serta memperhatikan berbagai hal yang berhubungan dengan dunia pendidikan untuk terus membangun motivasi dan upaya menggapai hasil pendidikan yang lebih baik. Oleh karena itu, perlu disampaikan dalam bentuk rekomendasi yang ditunjukan:
1.      Pihak yang terkait mana saja: khususnya STAI- AL MUSADDADIYAH beserta staf jajarannya,
2.      Pendidikan non Formal, dan
3.      guru dimanapun yang cinta Pendidikan


DAFTAR PUSTAKA

Ahmad Rivai dan Nana Sudjana, Teknologi Pengajaran, Bandung : CV Sinar Baru, 1989.
Arsyad, Azhar, Media Pembelajaran, Jakarta : PT Raja Grafindo, 2003.
Aswan Zain, dan Syaiful Bahri Djamarah, Strategi Belajar Mengajar, Jakarta : PT Rineka Cipta, 2010.
Mukhtar, Desain pembelajaran Pendidikan Islam, Jakarta : CV Misaka Galiza, 2003.
Sadiman, Arif S, dkk, Media Pendidikan, Jakarta : PT Raja Grafindo Persada ,1996.
Syukur, Fatah, Teknologi Pendidikan, Semarang : Rasail, 2005.
Trianto, Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif, Jakarta : Kencana, 2010.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar